Di Hari Guru Nasional, SD Muhammadiyah 26 Tambora Gelar PTM Dengan Prokes Ketat.

24 November 2021 06:29
Suasana Pembelajaran di SDM 26 Tanah Sereal. (24/11/2021)

Kabarjkt- Sekolah Dasar Muhammadiyah 26 Tanah Sereal menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan Protokol Kesehatan yang ketat. Sebelum memasuki ruangan Guru dan siswa di wajibkan untuk cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang sudah disiapkan di depang gerbang, kemudian melewati cek Suhu tubuh oleh petugas. Hand Sanitizer tersedia di setiap dinding kelas siswa dan Ruang Isolasi/Istirahat disiapkan untuk siswa yang kurang sehat atau mendadak demam.

Guru dan siswa yang suhu tubuhnya diatas 38 Derajat celcius dianjurkan untuk pulang, istirahat dan isolasi di rumah, untuk segera di swab. Guru dan siswa nampak mematuhi tata tertib dan prokes 5M yang sudah ditetapkan.

Kapasitas ruang  kelas maksimal 50% dari jumlah siswa. Kepala Sekolah, Guru-guru dan siswa kompak memakai seragam pramuka untuk PTM hari ini, dalam rangka menyambut hari Guru Nasional (24/11/2021) ruangan Guru dan kelas di tata apik serta rapih. Sekolah yang berdiri sejak tahun 1985 dan mengusung slogan Berahlak, Berkarakter dan Berprestasi ini berdomisili di Jalan Tanah Sereal XII, Rt012, Rw 014 Kelurahan Tanah Sereal. Meskipun terletak di dalam gang kecil padat penduduk, namun tetap sarat dengan prestasi dengan beragam ekstra kurikuler untuk siswa dan siswinya. Fasilitas Laboratorium Komputer dan olahraga renang Setiap pekannya sebelum pandemi covid, rutin diadakan diampingi oleh Guru PJOK Zainuddin.

Juara Satu kontes tapak suci tingkat sekolah dasar yang diadakan PDM Kota Bekasi, Juara Lomba Tari yang diadakan salah satu produk suplemen, dan lebih dari 70% siswa kelas 6 pada tahun 2019 berhasil diterima SLTP Negeri.

Ida Mahmudah, S.Ag Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 26 yang familiar dipanggil bu Ida saat memberikan keterangan menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi selama menjabat menjadi Kepala Sekolah penuh dengan suka dan duka. ” Yaa Alhamdulillah lebih banyak Sukanya, karena mengajar, sekaligus mendidik anak di sekolah saya anggap seperti mendidik anak saya sendiri, banyak bersabar dan memberi contoh, kita berusaha untuk membuat anak didik untuk percaya diri mekipun kita tidak memungut SPP tiap bulannya tetap kita jaga mutu dan marwah sekolah untuk Sekolah yang berkarakter kuat. Siswa-Siswin kita tuntut untuk menjaga sopan santun dan tata krama.” Ucap Ida.

-Red AG-

TAGS:

Berita Terkait

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments